Gubernur Anwar Hafid Mulai Proyek Infrastruktur Rp604,8 Miliar di Sulteng

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 07:11 30 inipalu

Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memulai pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan senilai Rp604,8 miliar melalui Program Berani Lancar. Peletakan batu pertama (groundbreaking) dipusatkan di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu 7/6/26.

Program ini mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di 12 kabupaten, termasuk Sigi, Tolitoli, Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Buol, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-Una, dan Donggala. Infrastruktur tersebut ditargetkan memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses kawasan terpencil, serta mendukung distribusi hasil pertanian, perikanan, perkebunan, dan pertambangan.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan pembangunan yang dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.

“Ini bukan soal popularitas, bukan mencari simpati, dan bukan untuk dipuji. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata,” tegas Anwar Hafid.

Meski APBD Sulawesi Tengah mengalami penyesuaian dari sekitar Rp5,7 triliun menjadi Rp4,3 triliun, pemerintah tetap mengutamakan pembangunan infrastruktur dengan melakukan efisiensi pada belanja operasional.

“Kami kurangi perjalanan dinas, kami kurangi berbagai pengeluaran operasional. Tapi pembangunan untuk rakyat tidak boleh berhenti. Jalan harus tetap dibangun, masyarakat harus tetap dilayani,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan sesuai standar.

“Kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, volumenya kurang, campurannya tidak bagus, laporkan. Itu uang rakyat, sehingga rakyat juga berhak mengawasi,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Sulteng yang tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur di tengah efisiensi anggaran.

“Jalan yang baik bukan hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil produksi, dan mempercepat kemajuan daerah. Masyarakat Sigi tentu merasakan langsung manfaat dari pembangunan ini,” ujar Mohamad Rizal Intjenae.

Melalui Program Berani Lancar, Pemprov Sulteng menargetkan peningkatan kemantapan jalan provinsi, penurunan biaya logistik, serta percepatan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Sulawesi Tengah. (*)

LAINNYA