Anwar Hafid Targetkan Sulteng Bebas TB dalam Tiga Tahun

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Agu 2026 03:57 68 ๐—”๐—ก๐——๐—ฅ๐—˜

 

PALU,- Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menargetkan Sulawesi Tengah bebas Tuberkulosis (TB) dalam tiga tahun ke depan. Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Dies Natalis ke-9 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako sekaligus peluncuran program Berani Magaya di Auditorium Untad, Sabtu (22/8/2026).

โ€œKita berkomitmen hari ini bahwa dalam tiga tahun ke depan, Sulteng bebas TB,โ€ tegas Gubernur.

Anwar mengatakan, pemberantasan TB tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi, tenaga kesehatan, mahasiswa, keluarga, dan masyarakat.

Menurutnya, Berani Magaya harus menjadi gerakan nyata, bukan sekadar seremoni peluncuran. Program tersebut diharapkan segera diterapkan di lingkungan kampus, keluarga, dan masyarakat.

โ€œKita akan koordinasikan dengan seluruh perguruan tinggi dan jajaran kesehatan supaya apa yang kita launching hari ini betul-betul bisa berjalan,โ€ katanya.

Gubernur menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempercepat penemuan dan penanganan kasus TB. Mahasiswa dapat terlibat dalam edukasi, membantu menemukan kasus, mendampingi masyarakat, serta mengingatkan keluarga mengenai pentingnya pencegahan dan pengobatan hingga tuntas.

โ€œKerja sama ini hanya bisa berjalan kalau kita bersama-sama dengan seluruh perguruan tinggi. Apa yang digagas melalui Berani Magaya hari ini adalah sebuah konsep yang sangat aktual dan harus kita lakukan,โ€ tegasnya.

Ia menambahkan, pemberantasan TB menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program 9 Berani sekaligus mendukung agenda nasional pemerintah.

โ€œKami ingin menyampaikan bahwa komitmen kita di Sulawesi Tengah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota, begitu besar untuk menyukseskan program Asta Cita Bapak Presiden di Sulawesi Tengah,โ€ pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Fauzan, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus, Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido, Rektor Untad Amar, dosen FKM Untad, serta ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis target bebas TB dalam tiga tahun dapat diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, mahasiswa, keluarga, dan masyarakat. (*)

๐—”๐—ก๐——๐—ฅ๐—˜

PODCAST๐ŸŽ™PALU

LAINNYA