Kekeringan Kepung Parigi Moutong, Petani Terancam Gagal Panen

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Agu 2026 13:17 56 ๐—”๐—ก๐——๐—ฅ๐—˜

Parimo โ€” Kekeringan melanda sejumlah desa di Kecamatan Mepanga, Bolano Lambunu, dan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kondisi tersebut terjadi setelah hujan tidak turun sejak pertengahan Juni 2026.

Berdasarkan laporan Pusdalops dan TRC BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong, informasi kejadian diterima pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 15.48 WITA.

Wilayah yang terdampak meliputi Desa Kotaraya Induk, Kotaraya Barat, Kotaraya Timur, Kotaraya Selatan, Kotaraya Tenggara, Kayu Agung dan Ogotion di Kecamatan Mepanga. Selain itu, Desa Anutapura di Kecamatan Bolano Lambunu serta Desa Ambesia Barat di Kecamatan Tomini juga terdampak.

Kekeringan tidak hanya berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga mengancam sektor pertanian dan perkebunan. Total luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.400 hektare.

Rinciannya, sawah di Desa Kotaraya Induk terdampak sekitar 100 hektare, Kotaraya Barat 100 hektare, Kotaraya Timur 400 hektare, dan Kotaraya Tenggara 100 hektare. Sementara pertanian di Kotaraya Selatan terancam gagal panen sekitar 200 hektare dan Desa Ogotion sekitar 400 hektare.

Di sektor perkebunan, Desa Anutapura terdampak sekitar 80 hektare dan Desa Ambesia Barat sekitar 20 hektare.

Dari sisi kebutuhan air bersih, dua kepala keluarga di Desa Kayu Agung dilaporkan membutuhkan pasokan air. Kondisi ini diperparah dengan menurunnya debit sumber air utama di desa tersebut yang kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 25 persen dari kondisi normal.

Petugas telah melakukan peninjauan lokasi, berkoordinasi dengan aparat desa serta melaksanakan asesmen atau kaji cepat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan di wilayah terdampak meliputi alkon, sumur bor, dan pasokan air bersih.

Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah. Tidak terdapat laporan pengungsi maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lapangan, terutama terkait ketersediaan sumber air dan dampak kekeringan terhadap masyarakat serta lahan pertanian dan perkebunan.

Sumber: Pusdalops & TRC BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Pusdalops & TRC BPBD Kabupaten Parigi Moutong. (*)

๐—”๐—ก๐——๐—ฅ๐—˜

๐ŸŽ™PODCAST

LAINNYA