IMM Kota Palu Ajak Mahasiswa Kedepankan Dialog dalam Mengawal Kebijakan Pemerintah

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jul 2026 05:45 22 inipalu

PALU,- Kader Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Palu yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Palu mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk tetap mengedepankan sikap kritis yang bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.

Menanggapi rencana aksi unjuk rasa yang akan mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah di wilayah Kota Palu, kader IMM menilai bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, penyampaian pendapat di muka umum diharapkan tetap berlangsung secara damai, tertib, serta mengedepankan dialog sebagai solusi bersama.

Afrizal, Bidang Advokasi Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Palu, mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat melalui penyampaian kritik yang objektif, santun, dan berorientasi pada solusi.

“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kami juga mengajak seluruh elemen mahasiswa agar mengedepankan etika, data, dan argumentasi yang konstruktif. Kritik yang membangun akan lebih bermanfaat bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Afrizal.

Menurut Afrizal, pemerintah saat ini terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, sehingga seluruh elemen, termasuk mahasiswa, perlu ikut mengawal implementasinya agar berjalan tepat sasaran.

“Mahasiswa harus menjadi mitra strategis pemerintah, bukan hanya sebagai penyampai kritik, tetapi juga sebagai pemberi solusi. Kami percaya bahwa dialog dan komunikasi yang baik akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dibandingkan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan atau mengganggu ketertiban umum,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Palu untuk menjaga persatuan dan menjadikan ruang dialog sebagai sarana utama dalam menyampaikan aspirasi.

“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyampaikan aspirasi dengan cara yang bermartabat, menghormati hukum, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas. IMM Kota Palu berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya pembangunan yang inklusif, damai, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat,” tutup Afrizal.

Melalui semangat kolaborasi dan dialog, IMM Kota Palu berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mengawal pembangunan daerah demi terwujudnya Kota Palu yang aman, maju, dan sejahtera.(*)

LAINNYA