PALU,- Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di perairan Pantai Kampung Nelayan, tepatnya di depan Kafe Senja, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (22/5/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Abdul Kabir dg Lira, seorang buruh harian lepas yang berdomisili di Jalan Sungai Wera, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 05.15 WITA usai korban melaksanakan salat Subuh. Korban kemudian mengajak istrinya, Hasnia (58), menuju kawasan Kampung Nelayan Talise untuk mandi di laut.
Sekitar pukul 06.00 WITA, pasangan suami istri itu tiba di lokasi. Korban lalu turun ke laut dengan membawa jerigen plastik yang digunakan sebagai alat bantu mengapung.
Namun sekitar pukul 06.30 WITA, seorang nelayan melihat tubuh korban sudah terapung di permukaan laut. Informasi tersebut langsung disampaikan kepada warga di sekitar lokasi.
Rivaldi Aruslan (20), warga Jalan Nurul Amal yang saat itu berada di kawasan pesisir, segera berenang menuju korban setelah mendengar adanya orang tenggelam. Ia kemudian mengevakuasi korban ke tepi pantai dibantu warga sekitar.
Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Undata Palu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.
Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali, S.Tr.K., membenarkan peristiwa tersebut.
“Anggota piket SPKT bersama personel fungsi Polsek Mantikulore langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari masyarakat,” ujar Iptu Andi Rampewali.
Ia menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dahulu dievakuasi warga ke rumah sakit.
“Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi serta pengumpulan bahan keterangan guna mengetahui penyebab pasti kejadian,” tambahnya.(*)