PALU, – Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah sekaligus pengurus APINDO Sulteng, Wijaya Chandra, menyambut positif hadirnya investasi pengusaha asal China melalui pembukaan HaiHai Restaurant Grill & Hotpot di Kota Palu.
Didampingi Manager Lim, Owner Hu Haiming, dan Kepala Penanaman Modal Asing APINDO, Ricky, Wijaya mengatakan masuknya investasi tersebut menjadi langkah positif bagi perkembangan ekonomi Kota Palu.
Menurut Wijaya, investasi tidak hanya menghadirkan pilihan kuliner baru, tetapi juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat di berbagai sektor.
“Tujuan investasi ini tentunya untuk membangun Kota Palu. Kita mendukung semakin banyak investasi yang masuk dan membuka usaha di Kota Palu,” ujar Wijaya.
HaiHai Restaurant Grill & Hotpot resmi diperkenalkan melalui Grand Opening pada Senin, 10 Agustus 2026. Restoran yang berlokasi di Jalan Emmy Saelan No. 49, Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, ini menghadirkan konsep grill, hotpot, dan burger.
Wijaya menyebut kehadiran HaiHai juga menjadi bagian dari berkembangnya variasi kuliner di Kota Palu menuju kuliner internasional.
Ia sekaligus mengapresiasi pengelola yang memastikan makanan dan produk yang disajikan halal, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
“Yang paling penting, makanan yang disajikan juga halal. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa menikmati kuliner yang ditawarkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wijaya Chandra juga menyambut baik kebijakan pemerintah terkait dibukanya penerbangan internasional dari Palu menuju China.
Menurutnya, konektivitas langsung antara Palu dan China dapat menjadi peluang baru untuk memperkuat hubungan ekonomi, investasi, pariwisata, perdagangan, hingga sektor kuliner.
“Kita menyambut baik dibukanya penerbangan dari Palu ke China oleh pemerintah. Ini tentu menjadi peluang yang sangat baik untuk mendukung investasi dan hubungan ekonomi antara Palu dengan China,” ujarnya.
Ia berharap konektivitas penerbangan internasional tersebut dapat semakin memudahkan investor untuk melihat dan mengembangkan potensi usaha di Sulawesi Tengah.
“Dengan adanya penerbangan langsung ini, mudah-mudahan semakin banyak investor yang datang dan berinvestasi di Kota Palu. Kita berharap investasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Wijaya juga menekankan bahwa investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan pelaku usaha daerah.
Menurutnya, dampak investasi tidak hanya dirasakan oleh pekerja restoran, tetapi juga berpotensi dirasakan oleh petani, peternak, nelayan, pelaku usaha perikanan, serta sektor lainnya yang menjadi bagian dari rantai pasok.
“Terima kasih sudah membuka lapangan kerja buat masyarakat Kota Palu dan sekitarnya. Termasuk petani, peternak, dan sektor perikanan. Efeknya ekonomi bisa berkembang,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran HaiHai Restaurant Grill & Hotpot dapat menjadi salah satu contoh investasi yang mampu menciptakan perputaran ekonomi dan memperkaya pilihan kuliner di Kota Palu.
“Mudah-mudahan investasi ini sangat bermanfaat, menciptakan variasi kuliner di Kota Palu dan menjadi bagian dari berkembangnya kuliner internasional,” tutup Wijaya.(*)