x

Berani Cerdas Ringankan Beban Orang Tua di Sulteng

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Sep 2026 09:12 3 π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

PALU,- Program Berani Cerdas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dinilai memberi dampak langsung bagi keluarga yang kesulitan membiayai pendidikan anak.

Program unggulan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido tersebut memberikan dukungan biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK dan SLB hingga mahasiswa jenjang S1, S2 dan S3 sesuai ketentuan penerima manfaat.

Jemmy, orang tua siswa asal Kabupaten Banggai, mengatakan program tersebut membuat orang tua tidak lagi terlalu terbebani persoalan biaya sekolah dan kuliah.

“Jadi orang tua tidak perlu lagi berfikir biaya sekolah dan kuliah bagi anak-anaknya, khusus yang ekonominya masuk kategori desil 1, 2, 3 dan 4. Kita patut bersyukur dengan kehadiran negara atau pemerintah khususnya Gubernur dan wakil Gubernur Sulteng yang memprogramkan dan merealisasikan biaya pendidikan bagi warganya,” ujar Jemmy, Kamis (3/9/2026).

Ia berharap bantuan tersebut diikuti pengawasan agar para penerima dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan serius.

“Tinggal anak-anak kita dipantau, diawasi agar benar-benar fokus belajar, sehingga tidak ada lagi putra putri daerah ini putus sekolah hanya karena biaya pendidikannya terbatas,” katanya.

Data program menunjukkan Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 mahasiswa pada tahap awal, dengan anggaran lebih dari Rp84 miliar pada 2025. Pada 2026, cakupan bantuan diperluas hingga S2, S3, dokter spesialis dan bantuan penyelesaian studi.

Selain Berani Cerdas, Pemprov Sulteng juga menjalankan BOSDA untuk siswa SMA, SMK dan SLB di sekolah negeri maupun swasta.

“Kalau Bosda itu untuk seluruh sekolah negeri dan swasta di Sulteng ada sekitar 453 sekolah, tidak ada pake desil,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Firmanza DP.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

“Biarlah saya tidak populer dalam pembangunan tapi yang pasti saya ingin membangun sumber daya manusia (SDM), anak-anak Sulteng dengan memberikan biaya pendidikan mulai dari tingkat SMA, SMK, SLB … dan untuk perguruan tinggi mulai dari S1, S2 dan S3,” jelasnya.

Ia berharap Berani Cerdas dan Berani Sehat terus memberi manfaat bagi masyarakat Sulteng serta membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi. (*)

π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

π—£π—’π——π—–π—”π—¦π—§πŸŽ™οΈπ—£π—”π—Ÿπ—¨

LAINNYA
x