DPRD Palu Dorong Edukasi Kebakaran Diperkuat hingga Tingkat RT/RW

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 00:40 3 π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

PALU,- Pemerintah Kota Palu didorong memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah kebakaran, menyusul tingginya kejadian kebakaran yang terjadi belakangan ini di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Palu sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS, Nurhalis Nur, mengatakan upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat masyarakat paling bawah.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026), Nurhalis meminta pemerintah meningkatkan edukasi mengenai berbagai potensi penyebab dan bahaya kebakaran secara masif dan berkelanjutan.

β€œPemerintah juga perlu terus memberikan peringatan dan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai penyebab serta bahaya kebakaran. Edukasi tersebut harus dilakukan secara masif dengan melibatkan seluruh stakeholder,” ujar Nurhalis.

Menurutnya, penyampaian informasi mengenai pencegahan kebakaran perlu melibatkan camat, lurah, RT/RW, serta unsur masyarakat lainnya agar pesan tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga.

Ia juga menyarankan agar fasilitas publik, termasuk rumah ibadah, dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan informasi mengenai pencegahan kebakaran.

β€œJika memungkinkan, imbauan dan edukasi pencegahan kebakaran juga dapat disampaikan melalui masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya,” katanya.

Selain edukasi di lingkungan masyarakat, Nurhalis menekankan pentingnya peningkatan pengawasan di tingkat keluarga, khususnya oleh para orang tua terhadap anak-anak.

Menurutnya, sejumlah peralatan rumah tangga seperti korek api, kompor, dan peralatan listrik dapat menjadi sumber bahaya apabila digunakan tanpa pengawasan.

β€œOrang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan korek api, kompor, alat-alat listrik, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran apabila digunakan tanpa pengawasan,” jelasnya.

Di sisi lain, Nurhalis meminta Pemkot Palu memperketat pengelolaan dan penanganan sampah. Tumpukan sampah yang berserakan dan berada dalam kondisi kering dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Karena itu, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi antarpemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

β€œDengan kesiapsiagaan, edukasi, pengawasan, serta pengelolaan lingkungan yang baik, kita dapat bersama-sama menekan risiko kebakaran di Kota Palu,” pungkasnya.(*)

π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

LAINNYA