x

China Southern Resmi Buka Rute Palu–Guangzhou, Penerbangan Perdana Diisi 176 Penumpang

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 15:43 75 𝗜𝗡𝗜𝗣𝗔𝗟𝗨

PALU – Penerbangan perdana (inaugural flight) China Southern Airlines rute Guangzhou–Palu resmi mendarat di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (11/8/2026).

Kedatangan maskapai asal Tiongkok itu disambut Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., melalui prosesi water salute. Penerbangan tersebut sekaligus menandai dibukanya konektivitas udara langsung pulang-pergi (PP) antara Palu dan Guangzhou.

Reny menyebut pembukaan rute internasional tersebut sebagai tonggak penting bagi Sulawesi Tengah dalam memperkuat konektivitas global dan membuka peluang baru bagi perekonomian daerah.

“Sejak tahun 2025, Pak Gubernur sudah mengupayakan agar bandara internasional ini bisa memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok. Alhamdulillah, hari ini China Southern Airlines resmi membuka rute Guangzhou–Palu dan sebaliknya,” kata Reny.

Menurut dia, konektivitas langsung Palu–Guangzhou tidak sekadar memangkas waktu perjalanan. Rute tersebut juga membuka peluang bagi pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, hingga penguatan hubungan ekonomi antara Sulawesi Tengah dan Tiongkok.

Sebelum rute ini dibuka, warga Sulawesi Tengah yang hendak menuju Guangzhou harus transit melalui Jakarta. Dalam sejumlah perjalanan, penumpang bahkan harus bermalam sebelum melanjutkan penerbangan ke Tiongkok.

“Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa,” ujar Reny.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari tingkat keterisian penerbangan perdana. Dari kapasitas sekitar 200 kursi, sebanyak 176 kursi terisi.

Reny berharap tingkat keterisian tersebut dapat dipertahankan melalui promosi yang lebih masif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, tingkat keterisian penumpang menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan rute Palu–Guangzhou sekaligus membuka peluang peningkatan frekuensi penerbangan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memproyeksikan frekuensi penerbangan rute tersebut meningkat menjadi dua kali sepekan mulai September mendatang.

“Promosi ini jangan berhenti di sini. Mari kita bersama-sama, melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, mempromosikan penerbangan ini supaya tingkat keterisiannya terus penuh,” tegasnya.

Selain membuka akses langsung ke Guangzhou, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan konektivitas udara dari berbagai wilayah menuju Palu. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Reny menilai keberadaan penerbangan internasional merupakan salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing dan memperkenalkan Sulawesi Tengah ke dunia.

“Kalau kita ingin dikenal, kita harus memiliki bandara internasional dan penerbangan internasional yang aktif. Ini membuka jalan bagi kemajuan perdagangan, ekonomi, pariwisata, dan hubungan kita dengan negara lain,” katanya.

Ia berharap rute Palu–Guangzhou tidak berhenti sebagai penerbangan perdana, tetapi dapat beroperasi secara berkelanjutan dengan frekuensi yang terus meningkat.

Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan infrastruktur pendukung di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri agar mampu menopang pertumbuhan konektivitas udara internasional.

“Kita berharap rute ini konsisten, frekuensi penerbangan terus bertambah, dan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri semakin berkembang. Ini adalah wujud komitmen Pemprov Sulteng agar daerah kita terus maju,” pungkas Reny.

Penyambutan penerbangan perdana tersebut turut dihadiri General Manager China Southern Airlines Wang Hongxiong, Kepala Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Prasetiyohadi, S.T., S.H., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(*)

𝗜𝗡𝗜𝗣𝗔𝗟𝗨

LAINNYA
x