Satu Keluarga Ditikam di Palu Barat, Ayah dan Anak Tewas, Istri Masih Dirawat Intensi

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 06:31 30 π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

PALU, – Peristiwa penikaman yang menimpa satu keluarga menggemparkan warga Kota Palu. Kejadian tragis tersebut terjadi di kawasan Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria berusia sekitar 32 tahun dan anak balitanya yang berusia sekitar 2 tahun meninggal dunia akibat luka yang diderita. Sementara itu, seorang perempuan berusia 23 tahun yang merupakan istri korban selamat, namun mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismailboby, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

” Kami pihak penegak hukum, khususnya Polresta Palu, masih dalam pengejaran tersangka sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Video yang beredar di media sosial masih diduga merupakan pelaku dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Ismailboby.

Ia menjelaskan, tim Satreskrim Polresta Palu masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta mencatat identitas para saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Selain itu, petugas juga telah melakukan evakuasi terhadap seluruh korban. Dua korban dinyatakan meninggal dunia, yakni seorang anak kecil dan seorang laki-laki berusia sekitar 32 tahun. Sedangkan korban perempuan yang merupakan istri korban masih mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Palu.

“Kami mohon doa dari rekan-rekan media dan seluruh masyarakat agar pelaku segera dapat ditangkap dan kasus ini dapat segera terungkap,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dan mendalami motif di balik peristiwa berdarah tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta mempercayakan proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian guna menghindari munculnya spekulasi yang dapat mengganggu jalannya penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat Kota Palu mengingat korban merupakan satu keluarga. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.(*)

π—œπ—‘π—œπ—£π—”π—Ÿπ—¨

LAINNYA