Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu Salurkan Bantuan Korban Gempa di Sigi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 12:44 16 inipalu

SIGI, – Semangat toleransi dan kepedulian kemanusiaan kembali ditunjukkan Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu. Melalui program Jam’iyyah Peduli Gempa Sulawesi Tengah, organisasi tersebut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di RT 04 Dusun I, Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (27/6).

Sebanyak 50 paket sembako dan 50 paket makanan anak diserahkan kepada 50 kepala keluarga terdampak gempa. Penyaluran bantuan dipusatkan di halaman Gereja Bala Keselamatan Pos Pelayanan Salumpondo dan dihadiri Ketua Bidang Sosial Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu, Noor Rizqa Novianty, S.Si, bersama pengurus lainnya. Kegiatan itu turut didampingi Kepala Desa Rejeki, Dedan Lampekui.

Pengurus Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu, Melinda Christiana, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada sesama tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang.

“Musibah adalah duka kita bersama. Kepedulian kepada sesama tidak boleh dibatasi oleh perbedaan keyakinan. Kami datang bukan melihat siapa yang dibantu, tetapi siapa yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Dusun I Desa Rejeki menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa. Lokasinya berada di kawasan perbukitan dengan akses jalan yang terjal sehingga distribusi bantuan menuju wilayah tersebut tidak mudah. Kondisi itu membuat warga, yang mayoritas beragama Kristiani, belum banyak menerima bantuan dibandingkan daerah lain yang lebih mudah dijangkau.

Selain menyalurkan bantuan, rombongan juga mengunjungi SD Inpres Rejeki Kelas Jauh Salumpondo untuk melihat kondisi sekolah pascagempa sekaligus memberikan dukungan moral kepada para guru dan siswa. Mereka juga menyambangi sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan guna melihat langsung kondisi para penyintas dan mendengarkan kebutuhan yang masih diperlukan.

Kepala Desa Rejeki, Dedan Lampekui, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu kepada warganya.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Akses menuju dusun kami memang cukup sulit sehingga tidak semua bantuan bisa masuk dengan mudah. Kehadiran Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu menjadi penyemangat bagi masyarakat. Bantuan ini membuktikan bahwa rasa kemanusiaan mampu menyatukan kita tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang,” katanya.

Aksi sosial tersebut menjadi bukti bahwa nilai toleransi, gotong royong, dan persaudaraan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Bantuan dari lembaga pendidikan Islam kepada masyarakat yang mayoritas beragama Kristiani juga menjadi pesan bahwa semangat kemanusiaan selalu berada di atas segala perbedaan.

Melalui program Jam’iyyah Peduli Gempa Sulawesi Tengah, Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu berharap semangat saling membantu terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga para penyintas gempa tidak hanya memperoleh bantuan materi, tetapi juga dukungan moral dan harapan untuk bangkit kembali.(*)

LAINNYA