PALU,- Aroma ayam katsu yang baru diangkat dari penggorengan, wangi matcha yang lembut, hingga sensasi gurih takoyaki yang masih mengepul. Semua itu kini bisa dinikmati tanpa harus menempuh penerbangan berjam-jam menuju Negeri Sakura.
Melalui program “60 Seconds to Tokyo”, Archipelago Hotels membawa pengalaman menikmati street food khas Jepang ke lebih dari 130 hotel di Indonesia, termasuk Aston Palu Hotel & Conference Center. Selama enam bulan, mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2026, para tamu diajak menikmati ragam kuliner yang terinspirasi dari jalanan Tokyo dalam suasana hotel yang nyaman dan modern.
Program ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, sebuah kampanye kuliner yang secara berkala menghadirkan cita rasa berbagai negara ke jaringan hotel Archipelago di Indonesia.
Namun lebih dari sekadar menghadirkan menu baru, kampanye ini membawa sebuah cerita. Cerita tentang dua karakter muda bernama Ren dan Reina, yang menjadi wajah sekaligus jiwa dari perjalanan kuliner menuju Tokyo.
Ren dan Reina, Sahabat yang Menghidupkan Cita Rasa Jepang
Ren merupakan pria berdarah Indonesia-Jepang, sedangkan Reina adalah perempuan Jepang yang telah lama tinggal di Indonesia. Keduanya memiliki satu kesamaan: kecintaan yang besar terhadap street food Jepang.
Bagi Reina, setiap gigitan menghadirkan kembali kenangan masa kecil dan suasana jalanan Tokyo yang selalu dirindukan. Sementara Ren menikmati setiap hidangan dari sisi keasliannya, memastikan setiap rasa tetap mempertahankan karakter khas Jepang.
Melalui sosok Ren dan Reina, Archipelago ingin mengajak para tamu merasakan pengalaman sederhana namun berkesan, seolah hanya membutuhkan “60 detik” untuk berpindah dari Indonesia menuju pusat kuliner Tokyo.
Kehadiran dua karakter ini juga memperkuat identitas kampanye. Nama mereka dipilih karena mudah dikenali di Jepang, sementara gaya berpakaian ala pelajar Jepang merepresentasikan budaya pop yang dekat dengan generasi muda.
Ketika Jepang Menjadi Destinasi Favorit Orang Indonesia
Pilihan menghadirkan tema Tokyo bukan tanpa alasan.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat Indonesia terhadap budaya dan kuliner Jepang terus meningkat. Jepang bahkan menjadi destinasi luar negeri yang paling banyak dipilih wisatawan Indonesia berdasarkan survei perjalanan terbaru.
Tak hanya itu, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang juga terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2025. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya menyukai destinasinya, tetapi juga semakin akrab dengan budaya, makanan, hingga gaya hidup Jepang.
Melihat tren tersebut, Archipelago menghadirkan Tokyo sebagai destinasi berikutnya setelah kesuksesan seri sebelumnya, 60 Seconds to Seoul, yang sukses menarik perhatian pecinta kuliner Korea dan bahkan meraih penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 pada kategori Hospitality Engagement Campaign.
Executive Chef Aston Palu Hotel & Conference Center, Chef Ahdiman, mengatakan kampanye ini menjadi upaya menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang autentik namun tetap mudah dinikmati masyarakat Indonesia.
Menurutnya, setiap menu dipilih agar mampu menghadirkan karakter kuliner Tokyo sekaligus tetap sesuai dengan lidah lokal.
Menu yang Membawa Suasana Jalanan Tokyo
Begitu memasuki restoran Aston Palu, para tamu akan menemukan berbagai pilihan menu yang terinspirasi dari jajanan populer di Jepang.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Menchi Chicken Katsu. Hidangan ini menghadirkan ayam katsu dengan balutan tepung yang renyah di bagian luar namun tetap juicy di dalam. Dipadukan dengan saus khas yang terinspirasi dari teknik memasak Jepang modern, menu ini menjadi salah satu ikon utama dalam kampanye 60 Seconds to Tokyo.
Bagi pencinta minuman segar, Sakura Sunset menawarkan perpaduan rasa floral yang ringan dengan tampilan cantik yang menggambarkan suasana matahari terbenam di Jepang.
Sementara untuk penutup, Kuromitsu Matcha Puff menjadi sajian yang sulit dilewatkan. Perpaduan rasa matcha yang khas dengan manisnya kuromitsu dalam tekstur puff yang ringan mencerminkan tren meningkatnya popularitas olahan matcha di Indonesia.
Selain tiga menu unggulan tersebut, tersedia pula berbagai pilihan lain seperti Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Wagyu Burger, Hambagu, Yakimeshi Fried Rice, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, hingga Prawn Tempura Nori Taco.
Pilihan dessert lainnya meliputi Japanese Cotton Cheese, sedangkan ragam minuman khas Jepang juga tersedia melalui Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, dan Hojicha Latte.
Tidak Harus Menginap
Menariknya, pengalaman menikmati menu Jepang ini tidak hanya diperuntukkan bagi tamu hotel.
Masyarakat umum juga dapat menikmati seluruh menu melalui restoran hotel, area poolside, layanan room service bagi tamu menginap, maupun layanan pesan antar.
Konsep tersebut membuat kampanye ini tidak hanya menjadi promosi kuliner hotel, tetapi juga menghadirkan alternatif destinasi bersantap bagi masyarakat yang ingin menikmati cita rasa Jepang tanpa harus bepergian jauh.
Dari Seoul Menuju Tokyo
Archipelago memang menjadikan kuliner sebagai salah satu cara menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamunya.
Melalui Archipelago Global Flavours Series, setiap enam bulan sekali tema negara akan berganti, sehingga para tamu dapat menikmati perjalanan kuliner baru di seluruh jaringan hotel.
Jika sebelumnya masyarakat diajak mencicipi aneka street food Korea melalui “60 Seconds to Seoul”, kini giliran Jepang mengambil panggung utama.
Program ini berlangsung serentak di seluruh jaringan Archipelago yang meliputi Aston, Alana, Harper, Quest, Hotel Neo, hingga fave Hotels.
Komitmen Menghadirkan Pengalaman Berbeda
Sebagai salah satu jaringan hotel terbesar di Asia Tenggara, Archipelago mengelola lebih dari 350 properti dengan lebih dari 45.000 kamar yang tersebar di lebih dari 200 destinasi di Indonesia, Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin, Karibia, hingga Oseania.
Dengan portofolio 14 merek hotel, perusahaan terus mengembangkan konsep pelayanan berbasis teknologi sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman, tetapi juga kaya akan eksplorasi budaya dan kuliner.
Melalui “60 Seconds to Tokyo”, Archipelago membuktikan bahwa perjalanan menuju Jepang tidak selalu harus dilakukan dengan pesawat. Kadang, cukup melangkah ke restoran Aston Palu Hotel & Conference Center, menikmati sepiring katsu hangat, menyeruput Sakura Sunset, lalu membiarkan setiap rasa membawa imajinasi menuju hiruk-pikuk jalanan Tokyo.
Selama enam bulan ke depan, perjalanan itu dapat dimulai hanya dalam waktu 60 detik.(*)