• Selasa, 29 November 2022

Tiga anggota Polres Morut di PTDH, Pelanggaran Berat Ini yang Dilakukan

- Selasa, 20 September 2022 | 12:18 WIB
Tiga anggota Polres Morut di PTDH (Ist)
Tiga anggota Polres Morut di PTDH (Ist)

INIPALU, - Tiga anggota Polres Morowali Utara (Morut) dipecat atau diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari dinas Kepolisian Republik Indonesia karena telah melakukan pelanggaran Kode Etik Berat.

Ketiga anggota terbukti telah melakukan pelanggaran berat dengan terlibat tindak pidana narkoba sehingga secara resmi diberhentikan PTDH berdinas di institusi Polri terhitung mulai tanggal 18 Juli 2022. Ketiga anggota Polres Morut tersebut ialah Bripka RM, Bripka BM dan Briptu DB.  

Baca Juga: Polri Tolak Permohonan Banding Ferdy Sambo

Baca Juga: Polisi Kantongi Nama-nama Pelaku Pembacokan dan Pengrusakan di PT AKM Poboya

Ketiganya anggota Polres Morut resmi diberhentikan PTDH dari dinas Kepolisian Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Nomor : KEP / 11 / VII/2022/KHIRDIN tanggal 18 Juli 2022.

Upacara pemecatan ketiga personel tersebut dilakukan secara Upacara Pemberhentian Tidak dengan Hormat yang dilaksanakan pada hari ini Senin, 19 September 2022 pukul 15.00 Wita bertempat di Lapangan Apel Polres Morowali Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Ade Nuramdani., S.H.,S.I.K.,M.M dan dihadiri oleh PJU serta seluruh personel Polres Morowali Utara.

Ketiga personel tersebut tidak menghadiri upacara pemecatan tersebut karena masih dalam Lapas menjalani masa hukuman. Sebagai gantinya, anggota Propam Polres Morowali Utara membawa foto ketiganya saat upacara pemecatan. 

Dalam amanatnya Kapolres mengatakan upacara PTDH tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan institusi, menghukum anggota yang melakukan pelanggaran yang tidak bisa ditolerir lagi. 

“Kami menindak tegas secara keras dan terukur, sesuai ketentuan berlaku terhadap anggota-anggota yang melakukan pelanggaran, baik disiplin, etika, dan pidana,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan organisasi Polri sangat tidak mentolerir anggotanya yang melakukan penyalahgunaan wewenang, dan merugikan masyarakat dan organisasi apalagi tersangkut tidak pidana narkoba.

Halaman:

Editor: Muhajir

Tags

Terkini

Kahmi Peduli bagikan 1.150 paket sembako di Huntap Sigi

Minggu, 27 November 2022 | 21:58 WIB

Politikus dominasi presidium KAHMI periode 2022-2027

Minggu, 27 November 2022 | 08:26 WIB

Ada apa! Peserta Munas KAHMI Teriakan Anies

Jumat, 25 November 2022 | 21:24 WIB

Jusuf Kalla sampaikan kriteria presidium KAHMI

Jumat, 25 November 2022 | 04:45 WIB

KAHMI diharap hilangkan stigma negatif di Palu

Jumat, 25 November 2022 | 04:40 WIB
X